Minggu, 07 Juni 2015

[Sentil Sekolah] Kerja Sama Negara-Negara di Kawasan Asia Tenggara

     

     Kerjasama adalah kegiatan atau usaha yang dilakukan oleh beberapa orang (lembaga, pemerintah, atau negara) untuk mencapai tujuan bersama. kerjasama sangat penting artinya untuk dilakukan karena orang, badan, ataupun negara sangat membutuhkan bantuan dari pihak lain. Hal ini perlu dilakukan agar kebutuhannya dapat terpenuhi.

    
     Negara Indonesia menjalin kerjasama dengan negara-negara tetangga di kawasan Asia Tenggara dan dunia pada umumnya. Hubungan dengan negara-negara tetangga didasari oleh rasa saling menghormati dan menghargai. Kerjasama negara-negara Aia Tenggara diwujudkan dalam suatu organisasi yang disebut ASEAN.

     

     Sebelum ASEAN terbentuk, pada tahun 1961 di kawasan Asia Tenggara dibentuk Association South-east Asia (ASA). ASA didirikan oleh 3 negara yaitu Thailand, Filipina, dan Malaysia. Pendirian ASA dimaksudkan untuk menjalin kerjasama dalam bidang sosial dan kebudayaan. Organisasi ini juga berusaha mengajak Indonesia untuk bergabung. Namun, Presiden Soekarno menolak tawaran tersebut. asa ternyata tidak dapat berjalan dengan lancar. Hal tersebut dikarenakan adanya perseturuan di antara negara anggotanya. Malaysia dan Filipina berseteru dalam hal wilayah kekuasaan. filipina mengklaim bahwa Sabah (negara bagian Malaysia) termasuk wilayah kekuasaannya. Pada tahun 1963 berdiri Maphilindo yang anggotanya adalah Malaysia, Filipina, dan Indonesia. Oganisasi ini juga tidak dapat berjalan dengan lancar karena adanya perseteruan antara Indonesia dan Malaysia.

     

     Pembentukan ASEAN diawali oleh pertemuan tingkat menteri lima negara di Asia Tenggara. Pertemuan ini diselenggarakan pada tanggal 5 sampai 8 Agustus 1967 di Bangkok, Thailand. Kelima menteri tersebut adalah:

•Adam Malik
Menteri luar negeri RI
•Tun Abdul Razak
Menteri luar negeri Malaysia
•S.Rajaratnam
Menteri luar negeri Singapura
•Narsisco Ramos
Menteri luar negeri Filipina
•Thanat Khoman
Menteri luar negeri Thailand
    
     Pada awal terbentuknya ASEAN, Deklarasi Bangkok ditandangani oleh lima orang menteri luar negeri. Lima negeri inilah yang kemudian disebut sebagai negara pendiri ASEAN. Keanggotaan ASEAN bersifat terbuka, jadi negara-negara yang belum menjadi anggota ASEAN boleh menjadi anggota.
   
     Pada tgl 7 Januari 1984 Brunei Darussalam bergabung dan menjadi anggota yang keenam. Selanjutnya pada tgl 28 Juli 1995, Vietnam bergabung dan menjadi anggota ke7, disusul Laos dan Myanmar bergabung dan diterima sebagai anggota ASEAN pada tgl 23 Juli 1997. Anggota yg terakhir adalah Kamboja bergabung dan diterima sebagai anggota ASEAN pada tgl 16 Desember 1998. Dengan demikian jumlah anggota ASEAN ada 10 negara

   
     Lambang ASEAN yang digunakan memiliki makna sebagai berikut:
•Ikatan sepuluh batang padi menggambarkan sepuluh anggota ASEAN
•Lingkaran menggambarkan persatuan ASEAN
•Warna biru menggambarkan perdamaian dan persahabatan
•Warna dasar merah menggambarkan keberanian dan kedinamisan.
•Warna putih menggambarkan kesucian
•Warna kuning menggambarkan kemakmuran, kekuatan, dan stabilitas 

  
     Terima kasih sudah berkunjung di blog kami. Silahkan lihat postingan kami yang lainnya di Beranda kami. Beri komentar atau Saran/kritik anda di Kolom Komentar. ;) Thk you very much. :*

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan beri komentar atau saran/kritik di Kolom Komentar. Dan kami akan menghapus komentar yang tidak perlu. Terima Kasih. :)